Review Film Disney 2d "The Lion King"

The Lion King

The Lion King adalah film animasi dua dimensi (2D) produksi Walt Disney yang ke-32 dalam jajaran Disney animated feature. Awalnya, film ini hanya dirilis di beberapa kota oleh Walt Disney Pictures dan Buena Vista Distributions pada 15 Juni 1994. Secara resmi baru dirilis untuk publik pada 24 Juni 1994. Delapan tahun kemudian, versi baru dengan sentuhan sinematografi digital dan dibuat dalam format IMAX  dirilis pada 25 Desember 2002 (www.wikipedia.com).
Film bergenre sandiwara musikal dengan lagu garapan Elton John dan Tim Rice serta musik dari Hans Zimmer. The Lion King menjadi salah satu film animasi yang paling sukses. Di Amerika Serikat, film ini menambah pemasukan Disney sebesar $328.541.776, dan $783.841.776 untuk seluruh dunia. Dalam penggarapannya, para animator sebelumnya lebih berkonsentrasi uuntuk pembuatan Pocahontas karena mereka mengira bahwa film itulah yang akan lebih populer. Saat mereka melepas cuplikan The Lion King, mereka mendapat sambutan yang lebih baik. The Lion King telah diadaptasikan menjadi sandiwara musikal Broadway yang sukses sejak tahun 1997.

TLK-Landscape-Promo.jpg

  

Sinopsis
Mufasa adalah seekor singa yang merupakan raja dari seluruh binatang di tempat itu. Scar, adik Mufasa, iri dengan posisi Simba sebagai pewaris takhta, dan ia bekerjasama dengan kawanan dubuk berusaha untuk menyingkirkannya. Scar menjebak Simba dalam kejaran wildebeest. Walaupun Simba tertolong oleh ayahnya, Mufasa sendiri meninggal karena dijatuhkan oleh Scar dari tebing ke dalam kejaran binatang tersebut. Simba meloloskan diri di saat Scar menyuruh para dubuk membunuhnya.
Ia kemudian pingsan di suatu gurun, dan diselamatkan oleh seekor meerkat bernama Timon dan Pumbaa seekor babi hutan yang merawatnya di hutan tempat mereka tinggal. Simba tumbuh dewasa di tempat itu, kemudian bertemu dengan seekor singa teman masa kecilnya, Nala. Ia meminta Simba untuk kembali dan mengusir Scar yang memerintah secara diktator. Dalam keraguan, ia bertanya pada Rafiki, penasihat ayahnya, dan Rafiki menunjukkan bahwa jiwa Mufasa ada dalam diri Simba. Simba pun kembali ke kerajaanya.
Saat tiba, ia melihat kerajaanya menjadi hancur karena Scar. Para singa pun bertarung melawan Scar dan kawanan dubuknya. Dalam pertarungan, Scar mengatakan bahwa dirinya penyebab Mufasa terbunuh. Pertarungan sengit pun kembali terjadi di tengah amukan api dari kilat. Scar akhirnya kalah dan diusir, lalu Simba menjadi raja.



12 Prinsip Animasi yang di terapkan Pada Film The Lion King

•             -          squash and stretch / efek lentur
efek lentur pada film lion king yaitu pada saat Timon (meerkat) memegang dan menekan perut kumbang untuk dimakan, pada saat tersebut perut kumbang terlihat menyusut saat ditekan kemudian mengembang lagi.
-          anticipations  atau Antisipasi
dapat dilihat prinsip ini diterapkan ketika simba berjalan, simba berlari dan melakukan ancang-ancang.


•             -          Follow Through And Overlapping
Follow Through And Overlapping Action diterapkan pada rambut simba yang masih bergerak-gerak saat setelah simba (dewasa) melakukan  lompatan.
-          Solid drawing Merupakan teknik penggambaran

•             -          Secondary action
ketika simba, gerakan utamanya adalah melangkahkan kaki, sedangkan secondary actionnya adalah ekornya yang ikut bergoyang-goyang

•             -          Timing menentukan pada detik keberapa sebuah objek / karakter berjalan sampai ke tujuan / berhenti.
•             -          Exaggeration atau upaya untuk mendramatisir sebuah animasi
Prinsip ini dapat dilihat adanya ekpresi seperti takut, matanya melotot, telinganya bergetar dan naik keatas, mulutnya terbuka sangat lebar, dan bada yang bergetar dan lain – lain.


•             -          Slow in and slow out
Di dalam film animasi Lion King terdapat prinsip ini. Ada gerakan melambatkan di saat memulai sesuatu dan melambat ketika suatu objek di akhir gerakan. Contohnya ketika singa yang berlari cepat,akan semakin perlahan larinya

•             -          Archs
Gerak lengkung adalah gerakan alami pada semua objek yang ada di bumi ini. Didalam film animasi Lion King juga menggunakan prinsip ini , contohnya ketika para ikan saling melempar cangkang , dari situ terlihat cangkang terlihat bergerak melengkung ketika terlempat.











Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/The_Lion_King
http://verbonostro.wordpress.com/2013/02/06/12-prinsip-dasar-animasi/

5 komentar:

  1. Keren reviewnya, saya sudah pernah nonton juga..

    BalasHapus
  2. wah bagus banget reviewnya, tapi kalau boleh tau dimana download filmnya yah gan , jadi pengen nonton versio movienya,,,

    BalasHapus
  3. Mantap banget film kartun ini, saya pernah nonton juga soalnya. :D

    BalasHapus

Copyright © 2013 Gagal Coding